Foto – Knowledge Management – IT

Fotografi, IT dan Knowledge Management adalah bidang yang kebetulan saya sukai sehingga dapat menyulam benang merah tiga hal itu. Paling tidak sebagai pengalaman pribadi. Karena ini ruang fotografi, titik tolaknya tentu foto itu sendiri.

Dalam membuat konsep sebelum mengeksekusi sebuah foto, perlu dilakukan riset awal tentang data obyek dan subyek foto. Seberapapun sempitnya waktu sebelum berada pada lokasi pemotretan saya perlu data tentang situasi dan kondisi lokasi. Jika waktu lebih banyak, data awal tentu berusaha saya dapatkan lebih banyak. Riset kepustakaan dari buku, majalah, koran, Internet, personal knowledge base dan kontak lokal (jika ada dan perlu dicari) kemudian dikompilasi secara terstruktur dalam komputer. Jika ada ahli yang saya kenal dalam bidang obyek atau subyek foto tujuan, pasti saya coba juga mencari rujukan. Pengumpulan data dan informasi ini membentuk sebuah knowledge base yang baru.

Metoda pengumpulan (collect), penyimpanan (store), pencarian (search) dan pengambilan (retrieval) data serta informasi secara cepat dan efektif inilah hasil dari mempelajari knowledge management. Saat ini riset tentang store and retrieve yang lebih efektif dan cepat masih dilakukan terutama tentang manajemen meta data dalam sistem manajemen arsip.

Lalu, sekarang soal teknologi informasi komunikasi. Tentu proses penyimpanan dan pengambilan data sangat banyak dibantu oleh komputer. Soal penyuntingan foto, jika foto jurnalistik dokumenter tentu tidak ada penyuntingan selain perbaikan level cahaya dan pemotongan (crop) bagian yang tidak perlu atau memperlemah fokus tujuan foto.

Masih soal teknologi informasi komunikasi, kemampuannya memang punya daya dahsyat untuk melakukan diseminasi (penyebaran) informasi visual. Ada dimensi baru khususnya dalam social networking yang memungkinkan terjadinya knowledge-sharing dan kolaborasi yang sebelumnya tidak terjadi pada media konvensional. Inilah jaman kemampuan peering sesama rekan profesi sangat menentukan maju atau tidaknya kita dalam berkarya. Garis bawah ajaran knowledge management adalah knowledge-sharing yang intensif. Internet adalah wahana yang saya sebut mega sharing. Ya memberi, ya menerima knowledge secara seimbang.

Dari pengalaman saya, seperti itulah hubungan antara foto, knowledge management dan IT. Eksplorasi ini terus berlanjut karena saya menemukan berbagai insight baru tentang seni, budaya, teknologi, humanisme dan cara-cara visualisasinya. Seperti kata W.Eugene Smith Passion is in all great searches and is necessary to all creative endeavors”. Itu saya perlukan bukan saja untuk membuat karya saya sendiri, tapi kaya akan wacana akan memperkaya sudut pandang untuk mengapresiasi karya orang lain.

Lendy Widayana.

Bacaan soal Knowledge Management dan IT



  1. berkenan jika anda bisa berbagi tentang metadata foto, thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: