[1983] Stasiun Pengendali di Penanjaan, G.Bromo

Tahun 1983, Soegeng Haryanto (JZ 13 DR), Bogar dan saya (JZ 09 BPR) mendapat tugas dari organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Jawa Timur Wilayah Malang untuk membangun pos pengendali komunikasi radio yang dapat meng-cover secara langsung antara Malang dan Surabaya untuk keperluan gerak jalan Malang-Surabaya sebuah organisasi kepemudaan.

RAPI yang mendapat alokasi frekuensi 26.965 hingga 27.405 MHz (11 meter) dengan karakteristik gelombang itu tidak dapat melakukan komunikasi secara langsung. Oleh karena itu kami memutuskan untuk membangun stasiun pengendali di Gunung Penanjaan, Pasuruan-Jawa Timur. Lokasinya berada di atas lautan pasir dan menghadap kawah G.Bromo. Posko pengendali ini bertugas mengendalikan traffic bantuan komunikasi (bankom) dari kurang lebih 20 stasiun bergerak (mobile) anggota RAPI Wilayah Malang. Keseluruhannya mengawal peserta gerak jalan sejak start di Malang hingga finish di Balai Kota Surabaya.

Kondisi Gunung Penanjaan saat itu belum seperti sekarang. Belum ada alas semen dan payung tenda untuk wisatawan. Semuanya masih tanah datar disertai rerumputan. Jalan menuju ke lokasi juga masih berupa tanah dan batuan. Karena medan yang sangat berat, untuk mencapai puncak diperlukan waktu 2 jam dari desa Tosari.

Kurang lebih pukul 3 sore hari itu, kami berhasil mencapai puncak Penanjaan. Karena kami harus bermalam di puncak untuk tugas pengendalian, persiapan langsung digelar dengan mendirikan tenda. Setelah itu kami mendirikan antenna 1/4 lambda Ground Plane yang tersambung dengan radio komunikasi ICOM IC-720. Radio check dengan rekan-rekan yang sedang melakukan persiapan di stasiun bergerak antara Malang-Surabaya langsung kami lakukan. Report dari mereka bahwa sinyal dan suara radio kami dapat diterima dengan loud and clear membuat kami merasa tenang melaksanakan tugas ini hingga esok harinya.

Hawa dingin G.Penanjaan dan terpaan angin yang keras sampai tidak terasa oleh kami. Akhirnya secara bergantian, kami bertiga dapat melaksanakan tugas mengatur traffic komunikasi radio sebagai posko sekaligus repeater dapat berjalan dengan sukses.

Teks : Lendy Widayana

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Lingkungan pasir dan tanah datar di Penanjaan. Sekarang di tempat
ini telah berdiri angunan tempat berteduh beralas semen 
Foto : Lendy Widayana

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Penulis (kanan) dan Soegeng Haryanto memeriksa
instalasi radio. Nampak tenda masih tergelar di tanah.
Foto : Bogar.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Soegeng Haryanto (JZ 13 DR) memeriksa log book komunikasi.
Foto : Lendy Widayana


Penulis melakukan koordinasi melalui adio.
Foto : Bogar

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Bogar harus memperbaiki jalan darurat yang rusak
ketika perjalanan turun dari G.Penanjaan
Foto : Lendy Widayana


About this entry