[1978] HUT ABRI 5 Oktober 1978

Rekaman foto kilas balik.

HUT ABRI ke 33 tahun 1978

Peringatan HUT ABRI ke 33 tanggal 5 Oktober 1978 terasa lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Bertindak selaku inspektur upacara adalah Presiden Soeharto, sedangkan Menhankam merangkap Panglima ABRI kala itu adalah Jenderal TNI Andi Mohammad Jusuf yang baru 6 bulan menggantikan Jenderal TNI Maraden Panggabean.

Selain dimeriahkan oleh parade berbagai kekuatan tempur ABRI dari berbagai angkatan. TNI-AU melakukan fly pass formasi pesawat Fokker F-27 Troopship, C-130 Hercules. Upacara peringatan dimeriahkan oleh atraksi aerobatik 6 pesawat jet F-86 Avon Sabre dari tim Spirit 78 TNI-AU dengan leader Mayor Pnb. F.X. Suyitno.






BTR 50 Pk

BTR 50 PK

Kendaraan tempur panser amfibi jenis Armoured Personnel Carrier (APC) atau pengangkut pasukan dengan panjang 7 meter ini mampu mengangkut 20 personil. Awalnya BTR 50 PK buatan Rusia tahun ’60an ini masuk sebagai arsenal KKO-AL dalam rangka operasi Trikora. BTR 50 PK juga dipakai Korps Marinir dalam Operasi Seroja di Timor Timur.

Walaupun telah digunakan lebih dari 30 tahun, dengan banyak modifikasi dari versi aslinya baik dari segi mesin, senjata, dan radio komunikasi, BTR 50 P/PK sampai sekarang masih memperkuat kekuatan kavaleri Korps Marinir TNI-AL. Dalam foto tahun 1978 ini, BTR 50 P masih menggunakan senapan DShK kaliber 12,7 mm buatan Rusia, sedangkan saat ini telah diganti dengan GPMG kaliber 7,62 mm buatan FN Belgia.
(Teks dan foto : Lendy Widayana)






BTR 50 Pk

PT 76

Panser amfibi berantai PT (Plavayustiy Tank) buatan Rusia dengan meriam 76 mm dari Resimen Kavaleri Marinir. Kabarnya kendaraan tempur infanteri buatan tahun 50 an ini akan digantikan dengan BMP 3 (Boyevaya Mashina Pyekhota) yang juga buatan Rusia tahun 90 an. (Teks dan foto : Lendy Widayana)






BM 14

BM 14

BM atau Boyevaya Mashina 14 yang dalam bahasa Rusia berarti mesin perang adalah jenis Multiple Launch Rocket System (MLRS) dengan 16 peluncur roket berkaliber 140 mm RPU 14 yang dipanggul oleh truk kecil GAZ-66 4×4. Saat ini Batalyon Roket Korps Marinir telah memodernisasi BM 14 dengan RM-70 Grad buatan Cekoslovakia. (Teks dan foto : Lendy Widayana)






S60 57 mm

S-60 57mm

Merupakan senjata anti serangan udara kaliber 57 mm buatan Rusia yang digunakan artileri Korps Marinir. Nampak S-60 57mm ditarik oleh truk M35 2-1/2 ton 6 x 6 “Reo” buatan AS. (Teks dan foto : Lendy Widayana)





V150 intai

V-150 versi intai.

Panser milik Batalyon Kavaleri (Yonkav) 7 ini, merupakan hasil pembaruan yang dilakukan kavaleri TNI-AD untuk menggantikan panser lawas buatan Inggris seperti Saladin, Ferret dan Saracen. Panser V-150 dengan mesin diesel buatan Cadillac Gage, AS versi intai ini dipersenjatai pada bagian kubah dengan 1 buah senapan mesin 12,7 mm dan 1 buah senapan mesin M60 kaliber 7,62 mm. Di bagian belakang nampak pula 1 buah senapan mesin M60 kaliber 7,62 mm. (Teks dan foto : Lendy Widayana)





V150 komand0

V-150 versi komando
2 buah panser V-150 Versi komando dari Yonkav 7 Kodam Jaya ini dipakai sebagai bagian dari Pasukan Pengawal Presiden (Paswalpres – sekarang Paspamres)





Utility Kopassandha

Jip M-151 Utility Kopassandha

Seorang prajurit Kopassandha (sekarang Kopassus) dari Grup 1 Para Komando berada di atas jip utility M-151 sebelum melakukan atraksi senam balok dan bela diri Merpati Putih. (Teks dan foto : Lendy Widayana)

Kendaraan jenis jip M-151 Military Utility Tactical Truck (MUTT) rancangan Ford, AS dan dibuat oleh Kaiser AM General Corporation dan General Motor. Varian jip M-151 A1 dan A2 ini banyak digunakan sebagai jip organik berbagai kesatuan ABRI menggantikan jip Willys dan Gaz yang sudah tidak laik sebagai kendaraan militer tempur pada saat itu. (Teks dan foto : Lendy Widayana)








Jip M-151 Utility YonKav 7 Kodam Jaya

Jip M-151 Utility dari Batalyon Kavaleri (Yonkav) 7 Kodam Jaya ini adalah kendaraan pembuka defile kesatuan kavaleri dalam parade HUT ABRI ke 33. Para prajurit menengadah ke atas, karena pada saat yang bersamaan melintas terbang rendah di udara dengan kecepatan tinggi formasi pembuka 2 dari 6 pesawat F-86 Avon Sabre tim aerobatik Spirit 78 TNI-AU. (Teks dan foto : Lendy Widayana)

Advertisements

About this entry