[2006] Tiga Fotografer, Gelar Pameran Foto di Orasis Art Gallery

Sumber Arsip : Dinas Informasi Komunikasi Jawa Timur, 21 Juli 2006

Tiga Fotografer, Gelar Pameran Foto di Orasis Art Gallery

Tiga fotografer profesional yang berlatar belakang sebagai praktsi teknologi informasi, akan menggelar pameran foto yang bertajuk Kabar Dari Jogja, Mata Lensa Hati , mulai 22 Juli-1 Agustus 2006 di Orasis Art Gallery. Ketiga Fotografer tersebut, Peter Wang, Lendy Widayana dan Ajie Hendro Susanto.


Deputy Rotary Club Surabaya, Yetty Sutan, saat jumpa pers di Orasis Art Gallery, Jumat (21/7) mengatakan, pameran bertujuan mengetuk kepedulian masyarakat lewat visualisasi, terhadap korban bencana di Jogja dan Jawa Tengah.Pameran dengan motto Service Above Self akan menampilkan foto-foto berkategori jurnalistik yang diambil 20 jam hingga tujuh hari setelah terjadinya gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter, pada 27 Mei lalu, katanya
Dikatakan Yetty, fotografer Peter Wang akan menampilkan foto-fotonya, dari segi aspek human interest yang digambarkan melalui pertolongan medis ekspresi wajah para korban dan minimnya sarana perawatan.

Sedangkan, Lendy Widayana, fotografer profesional yang juga aktif sebagai konsultan informasi, membidikkan kameranya pada obyek-obyek yang memberi pesan betapa dasyatnya gempa yang mengoyakkan bangunan dan gedung bertingkat.

Selain itu, juga akan menampilkan foto dengan yang mengambil tema berbagai tulisan yang ditulis oleh korban, baik di dinding, kertas atau media lainnya. Kesemuanya merupakan ekspresi lewat tulisan yang direkam dengan baik oleh fotografer Ajie Hendro Susanto.

Yetty juga mengatakan, melalui foto berjudul Pertanda berukuran 2×3 meter, Retaknya Kemanusiaan , Tanya Kenapa ? karya Lendy Widayana, Ayah dan Duh Gusti oleh Peter Wang, serta Akibat Gempa-Tobat oleh Ajie , seluruhnya merupakan bunga rampai sebuah cerita yang sarat pesan, untuk mengingatkan kita semua bahwa san Pencipta menghendaki kita agar menjaga semua yang menjadi milikNya.

Sebelum di Surabaya, Rotary Club telah melakukan serangkaian perjalanan pameran yang telah digelar di Malang (24 Juni-8 Juli 2006) dan Banyuwangi (15-20 Juli). Hasil pengumpulan dana dan penjualan foto-foto pameran ini, akan diserahkan untuk membantu para korban gempa di Jogja dan Jawa tengah, ujarnya.

Sementara itu, kurator atau tim penilai foto, Bambang AW mengatakan, foto-foto yang dipamerkan sebanyak 50 buah. Hasil penjualan pada pameran di Malang dan Banyuwangi, sebanyak 12 foto senilai Rp 10 juta. Foto yang paling diminati adalah karya Lendy Widayana, dengan judul Dahsyatnya Gempa, yang terjual sebanyak 9 karya, tambahnya.

-ana, yan, 2006-07-21 15:59:38


About this entry