[2008] Kemajemukan - Tawur Agung Kesanga 1930 Saka di Gresik, Jawa Timur
Ratusan warga pemeluk agama Hindu di daerah Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur melaksanakan upacara Tawur Kesanga (06/03) malam menjelang Hari Raya Nyepi 1930 Saka. Di daerah yang sebagian besar dihuni oleh warga etnis Madura ini mantra doa agama Hindu dan tembang gamelan bercampur dalam bahasa Jawa dan Madura. Walaupun hidup di antara pemeluk agama lain, umat Hindu di daerah ini dapat hidup berdampingan secara rukun dan damai.
Teks & foto-foto : Lendy Widayana

Kemajemukan

Siap Diarak.
Satu dari empat Ogoh-Ogoh siap diarak keliling tiga dusun di daerah Menganti, Kabupaten Gresik Jawa Timur (06/03) dalam upacara Tawur Kesanga malam menjelang Hari Raya Nyepi 1930 Saka.

Bhuta Kala
Upacara puncak “Pengrupukan” berupa pembakaran Ogoh-Ogoh atau Buta Yadnya dengan makna untuk melakukan agar sang Sang Bhuta Kala tidak mengganggu kehidupan umat manusia dan alam semesta. Ritual ini dilakukan pada upacara Tawur Kesanga (06/03) malam menjelang Hari Raya Nyepi 1930 Saka di sebuah pura Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik Jawa Timur.
About this entry
You’re currently reading “[2008] Kemajemukan - Tawur Agung Kesanga 1930 Saka di Gresik, Jawa Timur,” an entry on PhotoJournalist
- Published:
- 3.7.08 / 1pm
- Category:
- Ritual, Seni dan budaya, Untukmu Indonesia
- Tags:
- hindu, nyepi, ogoh-ogoh, tawur agung
1 Comment
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]